Gege dan Kupu-Kupu

Dua hari yang lalu Abg Gege masuk angin. Sekitar jam 4 pagi muntah2, lalu poop, indikasi diare. Kemudian minta minum air putih, talk lama dimuntahkan lagi. Saya balurin tubuhnya dengan irisan bawang merah + minyak telon, dan membuatkannya teh hangat (less sugar). Lima menit kemudian muntah lagi, lalu bilang sakit perut, poop encer lagi. ”Mi, mnum madu ya?” pintanya. Seolah alarm biologisnya bekerja meminta suplemen favorit 🙂 Sesendok madu segera meluncur ke mulutnya, melewati kerongkongannya. Sebelum meminum gege berbismillah dengan aksen cadelnya, lalu diahiri dengan ber-alhamdulillah dengan gayanya yang khusyuk 😀

Tiap kali merasa kurang enak badan, spontan Abg Gege pasti mencari madu, dan sugesti positifnya mulai bekerja bahwa Allaah akan menyembuhkannya dengan minum madu. ‘Honey works wonder’, begitu mungkin yang difikirkan si bujang 😀

Selang beberapa saat kemudian kembali muntah, kasihan melihatnya. Alhamdulillaah Gege tidak pernah menolak minum jika sedang sakit begitu, sehingga cairan di dalam tubunya tetap terjaga. Pelan-pelan gege tertidur kembali. Paginya dia mengajak jalan2, sambil bawa kamera, katanya mau cari kupu-kupu untuk difoto, hihi.

image

Karena tidak banyak yang bisa dijumpai, maka gege malah membidik kebun singkong. Ops, ternyata dsana ada beberapa kupu-kupu, namun lumayan jauh jadi gambarnya tak terlihat 🙂 
image

image

Tak begitu lama kemudian Abg gege mengajak pulang, mungkin masih kurang enak badan. Sampai di rumah seperti biasa tugasnya membuka semua jendela.

image

”Mi, liat, kupu-kupu” tunjuk Gege. MasyaAllaah! Allaah Maha Mengabulkan do’a ya nak, sekarang Gege bisa melihat kupu-kupu dengan jelas dari jarak sangat dekat! Dan…..bisa memfotonya dengan mudah! Alhamdulillaah 🙂

Si bujang pun kembali ceria 🙂