Fireproof Balloon

Balon merupakan mainan favorit yang wajib ada di rumah setiap harinya. Banyak hal seru yang bisa kita lakukan dengan benda berbahan dasar latex ini.

Kita sama-sama tahu kalau balon sangat sensitif dengan panas dan benda tajam; balon akan meletus, apalagi jika didekatkan di atas api. Dor! Ups, πŸ˜€ Kali ini kita akan buktikan bagaimana reaksi balon yang diisi dengan air dan dibakar di atas lilin. Apakah akan meletus juga?

image

Kita hitung mundur ya, 3, 2, 1…..

image

”Lariiiii….!” Teriak Gege
Tenang Ge, lihat, balonnya gak meletus tuh πŸ™‚ Sini dong! πŸ˜€

image

Setelah beberapa saat mengamati, ahirnya Gege mau kembali mendekat, melihat dengan penasaran bagaimana balonnya bisa anti api begitu.

Kenapa, ya?

image

Air,
Iya, air lah yang menyebabkan balonnya tak meletus meski balon didekatkan api, padahal permukaan luar balonnya sampe berjelaga gitu, balon masih tetap pada kondisi baik-baik saja πŸ™‚

Ada apa dengan air? Air itu memiliki sifat yang sangat baik dalam menyerap panas. Dalam eksperimen ini, air menyerap sebagian besar panas dari api lilin. Saat balon dipanaskan, temperatur air akan naik. Air yang sudah menyerap panas ini akan naik ke atas, sedangkan air yang lebih dingin akan turun ke dasar untuk menyerap panas, begitu seterusnya hingga sangat cepat. Hal inilah yang menyebabkan balon tidak meletus, karena permukaan balon tidak panas sebab panasnya tadi diteruskan dan diserap dengan baik oleh air πŸ™‚

Subhanallaah, pelajaran Fisika ini Ge πŸ™‚

Btw, apakah itu juga sebabnya ya, saat kita sedang emosi, saat hati kita sedang terbakar amarah, kita disarankan untuk berwudhu? πŸ™‚ karena air, menyerap panas amarah? πŸ™‚

Lain waktu kita coba menggunakan liquid dalam bentuk lain ya Ge, dan panas dalam bentuk yang berbeda, insyaAllaah. Sekarang geh sana temenin nenek ngiring rombongan haji πŸ™‚

Terima kasih banyak atas nikmat air yang masih kami rasakan ya Allaah πŸ™‚

Advertisements

Morning Talk Fathan

A key to a happier baby, a quality morning talk πŸ˜„

Itu hipotesis saya pribadi ya, paling tidak berlaku untuk baby Fathan. Sebelumnya Fathan lumayan cranky dan seringkali saya gak ngerti apa maunya. Namun setelah seiringnya kita ngajak dia mengobrol, terutama ‘obrolan pagi yang berkualitas’ nampak sekali perbedaannya. Fathan menjadi ‘a happier baby’ for the rest of the day.

Obrolan berkualitas? Hm, maksudnya memang sengaja meluangkan waktu untuk ngobrol dengan bayi tentang hal-hal ringan. Dalam obrolan itu saya seolah sedang ‘pretend play’ dan Fathan akan memberikan respon-nya umm….umm….umm…aeh…. Sambil dy tersenyum menirukan mimik wajah saya yang sengaja memancingnya untuk tersenyum. πŸ˜ƒ

Semakin bahagia, semakin ‘less cranky’. Bener gak? 😁

Home Education

image

”We are busy growing and learning”

Alhamdulillaah kami sibuk bertumbuh dan belajar, semoga tahun prasekolah untuk Abg Gege bisa dijalani dengan lancar, aamiin.

Saya masih terus melengkapi isi folder untuk arsip selama kegiatan prasekolah Gege baik di rumah maupun di luar rumah. Mulai dari kurikulum prasekolah yang kami adopsi (kurikulum nasional plus beberapa modifikasi kebutuhan kami), lesson plan, learning materials yang terdiri dari bermacam jenis dan sumber, termasuk freebies dan worksheet, daaaan segala bentuk ‘impromtu’ sekecil apapun itu, insyaAllaah mulai diarsipkan.

Karena kami sangat menyukai S.T.E.A.M activities, maka insyaAllaah dalam setiap KD (kompetensi dasar) akan kami arahkan agar selalu ada eksperimen atau hands on activities di dalamnya. Btw, sudah pada tahu apa itu STEAM? Bukan nyuci mobil/motor loh ya teman-teman… πŸ˜€ STEAM itu adalah singkatan dari Science, Technology, Engineering, Art, and Math. Melalui eksperimen sederhana dan juga game, belajar Engineering atau Matematika jadi semakin asyik, loh πŸ˜„

Untuk sumber belajar kami banyak bergantung dari website-website untuk preschool yang bejibun banyaknya, juga dari pinterest yang idenya super pinteeeer πŸ˜„ Selain itu apapun bisa jadi sumber belajar, lingkungan sekitar khususnya.

Yang gak boleh dilewatkan dalam hari-hari sibuk kami, adalah menanamkan aqidah dan akhlak seorang muslim agar mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sholih dan mukhlis, aamiin… Bantu do’a ya…

Yuk lah, dengan menyebut asma Allaah… ridhoi ya Allaah…

Prewriting Exercise

Jadi nyengir sendiri baca judulnya. Juga jadi teringat pengalaman ‘trip ke Maninjau’ yang harus melewati kelok ampek puluoh ampek πŸ˜ƒ Deg deg aaaannn, tegang banget, mobil carter-an kami melesat lincah mengikuti kelok yang super tajam, kalo si supir gak piawai, bisa-bisa mobil terjun bebas, brrr, syerem.

Nah, itulah mengapa aktivitas ‘warming up’ berikut ini diberi judul demikian πŸ˜ƒ Instruksinya jelas, ikutin garis!

image

Hm, katanya aktivitas ini bisa disebut sebagai aktivitas ‘prewriting’ untuk melatih kontrol motorik halus yang diperlukan saat anak belajar merangkai huruf/angka lo, seperti yang dilakukan momblogger ini. Latihan ini akan membuat tulang-tulang kecil pada jemari terlatih untuk kontrol motorik anak πŸ™‚ Tentunya ini sebagai aktivitas alternatif selain langsung mengenalkannya dengan alat tulis ya.

DIY Parking Lot with Matching Number

Koleksi mobil-mobilan Gege makin banyak aja (soalnya tiap ke toko mainan mintanya ‘mobil2an mulu πŸ˜€ ), saatnya kita bikin tempat parkir yuk!

Biar sekalian bisa belajar tentang angka, bikin parkirannya juga ditambah angka, tinggal matchin-in antara nomor yang ada pada parking lot-nya dengan nomor mobil (bukan plat mobilnya ya, hehe).

image

image

image

Sambil belajar markirin mobil, kita bisa menstimulasi imajinasi anak-anak dengan ‘pretend play’ atau biasa disebut ‘dramatic play’ πŸ™‚ Kayak yang dipilem ‘Cars’ hehe. Whooa, so much fun!

My Body 1

Seperti yang tertulis pada silabus nasional untuk Pendidikan Anak Usia Dini, tema tentang ‘Aku’ menjadi urutan pertama. Salah satunya belajar tentang anatomi tubuh manusia. Lalu, kenapa tidak kita coba menggambarkannya? Fathan, please get ready πŸ˜„

image

Si Fathan nurut aja disuruh berbaring dan di-tracing oleh Abgnya πŸ˜‚

”Udah, Mi!” Good job Ge, hehe. Tangan adek kuning amat yakz?! πŸ˜„

Selanjutnya Gege menyebutkan nama-nama anggota tubuh yang sudah dy tahu sebelumnya. Tinggal mencocok-kan antara image dan aslinya saja, dan menambah beberapa kosakata seperti ‘tangan kanan, tangan kiri,…’ Coba tunjuk yang mana kaki kiri, Ge? :πŸ˜„
Selain target menyebutkan mana yang apa, jangan lupa untuk selalu mengingatkan anak untuk bersyukur kepada Allaah yang telah menciptakan kita semua dengan anatomi tubuh yang sempurna, agar kita selalu menjaga kebersihannya, juga agar anggota tubuh hanya digunakan untuk hal-hal yang baik saja, insyaa Allaah! 😘

The Mute of Big Mess

Beberapa minggu yang lalu, salah satu website favorit mengadakan kontes ‘the search for the biggest mess created by the littlest kid’ yang membuat saya senyum-senyum sendiri sampai tertawa lebar saat melihat foto anak-anak yang luar biasa itu πŸ˜€ Silakan buktikan sendiri yah dimari πŸ˜€ Sampai di fanpage-nya pun banyak yang nge-share dan komen. Macam-macam komen-nya. Ada yang serasa mau pingsan jika itu terjadi pada anak mereka; ada yang marah-marah; tapi tak sedikit yang memaklumi tingkah ‘menggemaskan’ para bocah itu. Yah, namanya juga anak-anak πŸ˜€ syaraf dan perkembangan otak mereka belum sempurna, perlu beberapa waktu lagi untuk sempurna. Justru inilah tugas para orang tua untuk mengajarkan tentang tanggung jawab. Hehe, gak semudah itu sih kenyataannya. Kebanyakan orang tua akan reaktif dan cenderung ‘yelling’ saat terjadi ‘bencana besar’ dalam rumah mereka. Siapa juga yang tidak kesal saat ruang tamu menjelma jadi kapal pecah? Siapa yang tidak ‘gemas’ saat karpet yang tadinya bersih dipenuhi dengan bedak powder + selai roti + tumpahan susu? πŸ™‚

Sabaaaaar….tarik nafas perlahan dan dalam, hembuskan, banyak-banyak dzikir deh πŸ™‚ Ayok belajar dari cerita masa kecil Imam Sudais dan Ibunya saat beliau membuat ‘big mess’ dihadapan jamuan keluarga. Hebatnya Ibu Imam As Sudais tidak terpancing bisikan jin untuk mengeluarkan ‘kata umpatan’ yang bisa menjadi do’a jika Ibu yang memgucapkan. Beliau justru memanfaatkan kemarahannya untuk menyumpahi agar anaknya menjadi seorang Imam besar di Masjidil Haram, Allaahu akbar! Bisa gak ya kita tetap terkendali saat marah sudah di ubun-ubun? Hayuk, mulai berlatih, semoga Allaah jaga lisan para Ibu saat ‘marah’ terhadap ulah anaknya. πŸ™‚

Old DVD Case

Di rumah ada CD/DVD case bekas? Yuk, manfaatin untuk dibikin bahan ajar buat si Prasekolah. Salah satu contohnya, bisa dibikin alphabet matching game.

image

Ajak si kecil untuk menjodohkan (match) huruf kapital dan huruf kecilnya dengan memutar keping CD bekas yang telah ditulis. Mengenalkan huruf A-Z memang perlu dilakukan sesantai mungkin pada anak prasekolah agar mereka tak merasa terbebani (juga agar tak terjadi mental hectic dikemudian hari).

Atau bisa juga sebagai ganti buku gambar buat si kecil. Caranya dengan menyelipkan kertas-kertas pada slot cd case bagian dalam.

image

Sedangkan bagian luar CD case bisa disulap menjadi white board mini buat coret-coret. πŸ™‚

Cover CD case-nya diganti pake kertas polos ya, terserah mau warna apa.

image

”Ummi, spidol mana?” Kata Gege sibuk memeriksa isi ‘tas sibuk’nya. πŸ™‚

image

Mayan bisa buat gambar ‘jelly fish’ πŸ˜€

Unfinished Haircut

Gege in unfinished haircut.

Untuk urusan ‘pangkas rambut’, sepertinya kami mulai kewalahan membujuk bujang satu ini untuk melakukan ‘haircut’. Sudah dibujuk dengan berbagai cara dan upaya :D, masih saja belum berhasil. Walhasil, rambut depan serupa poni ini makin terlihat ‘absurd’ karena gak ada penyelesaian.

C’mon tot, do we need a ‘hypno-haircut’ ? πŸ˜€