My tot has gone wild :D

There are times when my tot loves control,
Running around the house, spilling his milks, pouring water…

There are times when he wants to do everything with no help,
Shouting when it didn’t work as he wish, crying when it’s failed…

There are times when he throws tantrum in public,
Crying outloud while eyes of strangers staring at him…

There are times when you just want to stretch your muscles,
But your tot begging you to cook his fav. desert…

There are times when you’ll miss those wild moments,
When you want your terrible two to stay being a busy toddler…
You’ll miss that, one day, trust me 🙂

image

image

image

image

I love you unconditionally, my terrible two ❤

DIY Shoe Tie Practice Board

Ngajarin Gege iket sepatu sendiri. Jadi ntar kalo udah mulai masuk sekolah, udah pinter ngiket sendiri tanpa bantuan. Karena tema-nya lagi-lagi fun learning, mari kita buat simulasinya.

All you need is card-board, alias kardus. Yang bekas aja, kan banyak tuh di rumah, hehe, atau minta bagi ama tetangga deh 🙂

image

image

Pertama, gambar pola alas sepatunya. Lalu beri lubang-lubang tempat keluar masuknya tali. Buat lubangnya pake tusuk sate biar gampang. Mau dikasih warna juga boleh biar lebih menarik. Dah, beres.

image

Selanjutnya, ajarin anak memasukkan tali, menyeimbangkan panjang tali, menariknya, membentuk pola, dan terahir mengikatnya dengan rapi 🙂

image

Well done, kiddy 🙂

W-Sitting

Alhamdulillaah saya dapat masukan bagus dari salah satu teman ODOJ saya kemarin tentang posisi duduk Gege, seperti yang nampak pada banyak foto-fotonya saat belajar di atas lantai. Yunda Ketty, saya biasa memanggilnya, memang pakarnya dalam berurusan dengan dunia per-toddler-an (gk yakin vocab ini ada :D) sebab beliau memang sehari-hari bergelut dengan mereka di Itacha Daycare, di USA sono 🙂 Saya sangat berterima kasih karena melalui beliau ini saya jadi tersadar bahwa ‘something bad’ terjadi dalam kebiasaaan duduk Gege.

So, apanya ya salah?

image

Perhatikan baik-baik, jika dicermati dalam banyak foto, Gege suka banget duduk dengan posisi lutut dilipat ke samping pantat, kalo orang bilang, duduk bersimpuh. Sekilas memang biasa saja, tapi ternyata posisi semacam ini mengandung resiko. Saya benar-benar merasa bersalah karena baru mengetahui dan mulai mencari tahu sekarang, karena posisi duduk W semacam itu ternyata dapat membahayakan perkembangan fisiologisnya.

Menurut pakar Neoruscience, dr. Stephanie Galanis, posisi duduk W sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan empat resiko berikut:
1. Distorsi panggul
2. Distorsi lutut dan kaki
3. Perkembangan yang buruk pada otot inti (core muscle)
4. Kurangnya koordinasi antar anggota tubuh

Lalu, mengapa anak-anak cenderung menyukai gaya duduk semacam ini? Kebanyakan anak-anak merasa dengan duduk bersimpuh, keseimbangan tubuh bisa menjadi lebih stabil karena penopang tubuh lebih luas. Pada bayi yang sedang belajar merangkak, posisi duduk W ini merupakan posisi paling mudah ketika mereka duduk dari merangkak, atau ketika ingin merangkak lagi, mereka tinggal mengangkat pinggul. Bagaimanapun juga, membiasakan mereka duduk dengan posisi W sangat tidak dianjurkan.

So, one thing for sure; mengoreksi posisi duduk mereka. Misalnya dengan mengajari mereka duduk di kursi sehingga tidak memungkinkan untuk W-sitting, jika harus duduk di lantai maka, mengoreksi tiap mereka melakukan w-sitting, mereka bisa duduk dengan posisi bersila atau menyamping, bisa juga dengan kaki selonjoran ke depan.
image

image

Semoga Gege pun bisa 🙂

Self-Identity

Well, it’s just part of self identification where toddlers are usually fascinated by mirror 🙂 While in the age of technology, smartphone camera helps them to develop a sense of self-identity.

Look, a happy toddler below is exploring the connection between his body movements and their images 😀

image

image

image

image

image

image

image

Many times I am amazed by how infants learn that way too fast. They digest triggers like the body system digest foods. Experts have been in an agreement that such phase occurs naturally to children; they call it as ”mirror stage”. This stage is started when the kid was just 6 m.o and continues to the real understanding of their own image by 18 m.o.

Um, let’s watch them grow 🙂