From Hijabographic!

Alhamdulillah cerita Ummi Memoir Hijab Segala Musim terbaik kedua kontes #MyHijabStory

Fun fact: serasa kado milad πŸ™‚ pengumumannya kebetulan pas tanggal delapan.

DSC00383

Syukran jazeelan yah hijabographic.com πŸ™‚ These are just too cute 😘 btw, forgot to include one more accessory in it.

Advertisements

Gege’s Birth Story

Ini cerita tentang kelahiran Ghozi Al Ghifari a.k.a Gege.
Hari itu, Kamis, 19 Juli 2012, siang hari, ummi dan abi berencana pulang kampung untuk merayakan malam puasa pertama. Sebenarnya dari siang itu ummi sudah kerasa mulas teratur meski masih jarang. Tapi ummi memaksakan untuk tetap pulang kampung karenanIbunudah masak banyak. Lagipula hanya sehari saja di sana. Ahirnya siang itu kami berangkat ke Sukadana, dan sore hari sudah sampai. Malamnya kok ummi kembali merasa mulas, kali ini lebih sering dan semakin sakit. Ummi cuma bisa menahan sakit, meringis-ringis, gak bisa tidur semalaman. Lalu puncaknya, karena udah gak tahan, abi, nenek, ama beberapa tetangga bawa ummi ke bidan terdekat. Ternyata ummi sudah bukaan 1 cm. Lalu disuruh pulang dulu, istirahat dulu kumpulin tenaga, dan paginya dibanyakin gerak. Ummi tetap gak bisa tidur, mulasnya semakin sering dan lama, sakitnya gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pagi itu ummi jalan muter-muter sekitar agar proses bukaannya cepat, jam sepuluh nanti harus balik ke bidan lagi. Pas ke sana, ternyata baru bukaan dua. Semua keluarga sudah kumpul, termasuk mbahkung dan mbah uti di simpang. Ummi kembali disuruh jalan-jalan lagi, terus disuruh makan. Duuuuh rasanya kok gak ketelen ya, makan sambil meringis nahan sakit yang makin bertambah? Hingga ashar menjelang masih bukaan 5. Ya Rabb,”ukhruj biqudrotil malikil ma’bud…” Keluarlah dengannkekuasaan Allaah, zat yang merajai dan disembah…

Ummi semakin lemes, berkali-kali malah hampir ketiduran, soalnya semalaman gak bisa tidur. Ada hal yang lucu, waktu ditanya bidanny, ap yng dirasain, ummi bilang ngantuuuuuuk banget. Pingin rasanya tiduran dulu, kalo bisa πŸ™‚ Ma syaa Allaah, ummi sempet heran juga, kok bisa-bisanya mengantuk disaat kondisi genting macam itu? O, karena ternyata kata bidan, saraf kantuk ummi sedikit tertekan oleh jenin yang semakin ke bawah.

Selepas ashar bukaan lengkap, soooo, mari mengejaaaan! Gobyos sudah daster ummi. Peluh di mana-mana, abi tetap di samping ummi kasih support. 1,2,3…. belum keluar, bayinya gak ngajak keluar, katanya. Ya Allaah… tolong hambamu ini ya Rabb, tangis ummi. Dalam hati ummi beristighfar sebanyak-bnyknya, membayangkan, proses melahirkan saja segini sakitnya, apalagi saat nyawa kita dicabut malaikat maut. Ya Rabb, ….

Ummi semakin lemas, nampak sangat. Butuh infus segera mungkin. Sayangnya bidanny tidak menyediakan infus. Duuuuh, ahirnya sayup-sayup ummi dengar abi minta agar ummi dibawa ke Metro saja. Dan ahirnya sore menjelng maghrib ummi dibawa ke Klinik Permata Hati. Di sana alhamdulillaah belum begitu ramai. Ummi di bawa ke ruang operasi. Lalu diperiksa dulu oleh dokter, dipasang infus dn oksigen, barulah ummi serasa dapat tenaga baru. Menuruti perintah dokter untuk mengejan, masih belum keluar, lalu abi keluar ruangan, gantian mbah uti yang nemenin ummi. Setelah beberapa saat, ada hawa sejuk saat seorang bayi ahirnya lahir dari rahim ummi. Tangisnya begitu kencang, matanya langsung melihat dunia ini. Allahu akbar, pukul 18.35, beberapa saat setelah azhan maghrib berkumandang. Alhamdulillaah ya Allaah, semua berjalan dengn baik, dengan proses normal tanpa harus operasi. Lalu setelah dibungkus kain bedong, Abi meng-adzani dan meng-iqomahi Gege di ruang sebelah. Gege lahir dengan berat 3.1 kg dan panjang 49 cm.

Ummi harus menunggu selama 2 jam dulu baru diperbolehkan pulang. Dan malam itu, kami pulang dengan membawa keberkahan di awal Ramadhan, keberkahan di hari Jum’at, yaitu seorang bayi laki-laki yang sehat sempurna, alhamdulillaah. Dihi harinya, menjadi hari paling membahagiakan karena kita bersama-sama sahur untuk puasa pertama, ditemani tangis bayi merah kami.

Ghozi Al Ghifari bin Hendry Pratama
Semoga menjadi anak yang sholih dan cerdas, aamiin…
Much prays nd hope from ummi
❀ you, fillaah