Prof. Gege

Anak ini mempunyai 2 (dua) unyeng-unyeng. Satu di sebelah kanan, satunya di tengah-tengah. Kata Mr. Mitos anak yang punya 2 unyeng2, adalah anak nakal, kalo besar nanti tambah nakal. Whoaaaa…. ono2 wae Mr. ^^

Yang jelas, bagi Ummi, Gege adalah anak pintar nan sholih kebanggaan keluarga dan agama. Aamiin ya Allah…

Anak yang memiliki 2 (dua) unyeng2, salah satunya memiliki rambut jambul seperti ini ^^ kalo syahrini jambulnya khatulistiwa, yg ini jambul sumatera island hehe 🙂

Image

Salam rambut jambul!

Advertisements

Gege & Dispenser

Disclaimer: Membiarkan Gege bermain air galon artinya telah mencabut colokan air panasnya, dan aktivitas Gege dalam pengawasan ketat 🙂

Image

Biasanya saya melarang Gege memainkan dispenser, apalagi saat kabel colokan air panas sedang nyolok. Tapi siang itu, sengaja saya biarkan dia melampiaskan rasa penasaran nya itu.

Lucu.

Saat tangan mungilnya memompa kran dispenser, saat airnya langsung keluar, dia mencari-cari airnya. “Loh, ke mana ya Mi airnya, kok ilang?” tanyanya (dalam batinku 🙂

Iya, sayang, airnya masuk ke dalam celah-celah tatakan-nya^^

Belajar terus ya Ge 🙂

Love, Love, Love

Fillah 🙂

InsyaAllah

InsyaAllah senin ini kita jadwalkan bimbingan lagi ya Ge. Jazakaullah khair my little warrior, for all your supports 🙂 Apa judul sk-RIP-si Ummi, hayoo? Yak, “An Analyzing of Executive Functions (EFs) on Students’ Writing Output” Mudahkanlah ya Allah…

Gege, si Penjelajah, si Bayi Bandel ^^

Tanggal 20 April lalu, Gege genap 9 bulan (masehi). Alkhamdulillah ya Allah, atas semua sayangMu pada Gege, pada kami^^

Waktu baca artikel tentang tumbuh kembang bayi usia 9 bulan, katanya bayi anda sudah mulai menjadi penjelajah yang ingin mencapai beberapa tempat. Sudah mengerti arti perintah dan larangan. Khusus bagi bayi bandel, jangan terlalu dilarang, nanti dia jadi kurang kreatif. hihi

Kata-kata itu sengaja saya bold, linknya saya bookmark, karena memang demikianlah dengan Gege, si bayi bandel. Gak pernah mau diem, gak bisa dilarang. Pernah saya agak berteriak saat dia mulai merambah area kamar mandi, dia seketika berhenti, memutar arah badan ke arah saya, menangis protes, merayap mendekati saya, memeluk saya, dan “auuuu” menggigit pundak saya. Hihihi, emang bayi satu ini ampun deeeh.

Gege emang lagi asyik-asyiknya main air, gak takut dingin pokoknya. Makanya dalam sehari bisa ganti 5 kali, karena main air.

lihat ini,

ini,

ini juga boleh 🙂

 

 

Cinta itu Bernama ‘Kreatifitas’

Ditulis untuk diikutkan pada Giveaway Wedding Anniversary ke-8 Naqiyyah Syam.

Membaca tulisan para peserta yang telah lebih dulu menulis rasanya saya gak pede. Ada beberapa yang isi tulisannya ‘top markotop’, dan banyak pula yang gak kalah ‘top markotop’, hehe. Yang paling penting saya pun jadi ikut belajar dari membaca semua itu. Mudah-mudahan tulisan sederhana di blog sederhana saya ini cukup mewakili ungkapan cinta pada my man, my loved one, alias suami^^ Eh, belum cukup, dan tidak akan cukup ding! Mengingat usia pernikahan kami yang masih seumur toge, belum juga genap dua (2) tahun dan mengingat begitu banyak bahasa cinta yang bertaburan, ^^,

Hm, meski belum lama menikah, berbagi tentang hal yang membuat saya tersanjung (sebagai perempuan) gak apa-apa kan? Dan ahirnya bisa ikut berpartisipasi dalam kebahagiaan ikatan suci mba Naqi dan suami. Salaam kenal ya mb 🙂

Baiklah, singkat cerita (loh?) saya dan suami memiliki hobi yang relatif sama, yaitu sama-sama suka menyulap barang bekas menjadi barang yang siap pakai dan mungkin bernilai jual (jika dijual). Suami saya (Abu Ghozi) sebenarnya lebih konsen pada merakit peralatan elektronik dari spare parts-nya.

Sampai di sini, ada yang mau bertanya? Saya khawatir pembaca sekalian bingung tentang hubungannya dengan judul di atas – bahkan dengan tema “Ajari Aku Cinta”nya mb Naqi. 

Hehe,

Bagi saya, cinta , bisa juga berupa perhatian sederhana yang terbungkus dalam wadah kreatifitas. Meski barang yang dibuat sederhana, tapi maknanya bisa menjadi luas dan kompleks. Iya? Misalnya yang satu ini,

bb

Jam dinding! Meski kita bisa saja membeli langsung di toko, tapi akan berbeda rasanya jika dibuatkan oleh suami. Modal 4 ribu aja, beli mesin jam plus jarums-nya jadi deh jam dinding bergambarkan fotonya Little Warrior kami, Ghozi. Simply simple but meaningful to my heart, Jazakallah Abi’ ^^Kelak, nilai kreatifitas inilah yang hendak kami tanamkan kuat-kuat pada Ghozi agar menjadi pribadi tangguh yang mampu berdiri secara mandiri dan menginspirasi ❤

Terus yang ini,

cc

Ceritanya adalah lampu tidur anti nyamuk (pernah juga saya tulis di mari).

Kerangka masjid dibuat dari potongan kayu sisa, untuk tembok dipakailah kertas karton, sedikit dilapisin kain flanel (sisa juga). Sedangkan bagian kubah masjid adalah bekas wadah tutup tisu gulung. Plang Masjid hasil print-an. Di dalam masjid diberi lampu dan obat nyamuk elektrik. Jadi selain sebagai lampu tidur juga jadi obat nyamuk^^. Oh ya, di samping prototipe masjid, ada radio juga tuh hasil rakitan Abu Ghozi. Semua dibuat dengan resep cinta^^

IMG_3561

salaam dari kami^^

Sekian, semoga ada manfaatnya, aamiin ^^

Ahirul kata,

Barakallah, Selamat Wedding Anniversary ke-8 mba Naqiyyah Syam – Suami. Semoga selalu dalam kasih sayang Allah, sakinnah, mawaddah, warahmah, berkah, jannah, aamiin…

wow GA Naqi

Then they live happily ever after till His jannah, aamiin