DIY POCKET CHART

1. DIY Calendar Pocket Chart | 🌻

Bocah belajar mengenal nama – nama bulan pada kalender Gregorian, nama-nama hari, tanggal, musim, juga cuaca.

Yang penting juga dibahas, sistem penanggalan ini manusia yang temukan formulanya dari pergerakan matahari dan bulan, tapi Allaah lah yang mengatur dan membuat keduanya berjalan menurut perhitungan yang sempurna, terukur, tidak berubah, dan beraturan. Masing-masing dari keduanya memiliki orbit yang dilaluinya pada musim panas dan musim dingin, sehingga perjalanan itu menghasilkan pergantian malam dan siang berikut panjang dan pendeknya (Q.S Al-An’am: 96).

InsyaAllaah nanti kita bikin penanggalan Hijriyah-nya, yang menjadi patokan ummat untuk menetapkan puasa Ramadhan, ayyamul bidh, asyura, bulan haji, eidul fitr, dll.

2. DIY Standard Pocket Chart | Multipurpose

Visual aid yang insyaAllaah sangat faedah. Bisa dipakai untuk berbagai keperluan belajar, misalnya belajar baca dan hitung untuk anak TK.

Pocket Chart ini juga banyak membantu managemen kelas kelompok kecil, menjadi teman setia Bapak Ibu Guru. Seru banget ngebayangin ngajar ‘tenses’ pake bantuan alat ngajar ini 😸, bisa juga kok buat chart absensi kelas, untuk keperluan voting, dll.

Jadi silakan DIY 😻. Bikinnya gak pake ribet. Kalo mau versi simpel seperti ini cuman dibutuhkan kertas karton, plastik bening alas meja (sampul buku), dan double tape. Kalo ada waktu dan suka jahit menjahit, strip plastiknya bisa dijahit pada selembar kain (bahan nylon ato yg lain) biar portable and foldable.

Advertisements

KISAH DZUN-NUUN

Bed Time Story | Kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam ditelan Ikan Paus | 🐳

Bocah request bed time story tentang kisah nabi Yunus ‘alaihis salam yang juga dikenal dengan sebutan Dzun-Nuun.

Ingat kisah Dzun-Nuun, ingat dong do’a beliau yang mustajab, “laa ilaa ha illaa anta subhanaka inni kuntu minadzalimin”. Sambil minta bocah hafalin do’a nabi Yunus ini, sambil Emak teringat detik2 menegangkan persalinan 💓 setahun lalu, gak henti2 dzikir dengan do’a nabi Yunus ini, maasyaAllaah.

Qur’an Journaling | Pelajaran dari Kisah Dzun-Nuun

Nabi Yunus ‘alaihis salam diutus Allaah untuk menyeru kaum di daerah Nineveh yang menyembah berhala dan gemar bermaksiat, untuk kembali pada ajaran tauhid. Namun ummatnya tidak mengindahkan seruannya. Bahkan setelah puluhan tahun berdakwah, hanya ada 2 orang yang menjadi pengikut beliau. 😥

Sebagai manusia biasa, nabi Yunus pun merasa kesal dan putus harapan dengan perilaku kaumnya, beliau meng-ultimatum mereka bahwa jika mereka tidak bertaubat, maka Allaah akan mengazab mereka. Ketika mereka telah terbukti mendapatkannya dan mereka pun mengetahui bahwa Nabi Yunus tidak berdusta, merekapun keluar ke lembah-lembah bersama anak-anak kecil, binatang-binatang ternak dan hewan-hewan mereka serta memisahkan antara ibu-ibu dengan anak-anak mereka, kemudian mereka berdo’a dan meminta pemeliharaan serta meminta pertolongan kepada Allah. Maka, Allah pun mengangkat adzab dari mereka (Q.S Yunus : 98).

Adapun nabi Yunus telah pergi jauh meninggalkan kaumnya, menumpang kapal yang penuh muatan (Q.S As-Shaffat: 140). Di tengah laut dalam gelapnya malam, kapal yang beliau tumpangi hampir karam terombang-ambing gelombang lautan. Meski beban muatan sudah dikurangi, kapal masih saja hendak tenggelam; maka kemudian mereka mengadakan undian, dengan ketentuan bahwa barang siapa yang namanya keluar dari undian tersebut, maka ia harus dilemparkan ke laut agar beban perahu tidak terlalu berat. Ternyata undian tersebut jatuh kepada Nabi Yunus a.s. sekalipun diulang tiga kali (Q.S As-Shaffat: 141).

Kemudian Allaah memerintahkan kepada seekor ikan paus dari laut hijau untuk membelah laut dan pergi ke tempat Nabi Yunus berada, lalu menelannya, tetapi tidak boleh melukai dagingnya, dan tidak boleh pula mematahkan tulangnya.

Nabi Yunus ‘alaihis salam mengira bahwa dirinya telah mati, namun ternyata beliau berada dalam perut ikan; lalu beliau menyadarai kekhilafan dan memohon ampunan pada Allaah, berdo’a dalam tiga kegelapan, yakni gelapnya malam, gelapnya dasar laut, dalam gelapnya perut ikan. (Q.S Al-Anbiya : 87-88).

Allaah Maha Mendengar do’a hambanya, nabi Yunus terdampar di tanah yang tandus dalam keadaan sangat lemah, tidak ada tumbuhan dan bangunan, tapi sekali lagi Allaah menolong hambaNya yang sholeh, maka Allaah tumbuhkan pohon buah labu di sana agar nabi Yunus dapat bernaung, makan, dan memulihkan kesehatannya. (Q.S As-Shaffat : 143-145).

Lalu beliau kembali pada kaumnya, yang menyambutnya dengan suka cita. Kaum nabi Yunus menjadi kaum yang beriman seluruhnya. Allaah memberikan kenikmatan hidup pada mereka hingga waktu tertentu (Q.S As-Shaffat : 147-148).

🌱🌱🌱

Muhasabah : Semoga kaum di negeriku bisa mengambil pelajaran dari kaum nabi Yunus. Allaah tidak jadi mengadzab mereka karena mereka memohon ampunan atas segala bentuk keingkaran dan kemaksiatan. Tidakkah cukup, segala bencana yang bertubi2 yang ditimpakan pada negeri ini, untuk membuat kita beristighfar? 😧

You Are What You Laugh At

Di time line efbe masih rame yang share tulisan ‘gokil’ tentang tali b* istri gue. Banyak yang bilang terhibur dengan cerita yang dibawakan, berkali2 ngakak so hard atopun so hard cekikikan. Ibarat lagi nonton stand up comedi, punchline demi punchline nya pecah banget, audiens sukses dibuat LPM alias laugh per minute. Tapi sorry to say, saya kok malah illfeel ya bacanya? 😒

Ya, saya termasuk segelintir pembaca yang risih dengan gaya penulisan yang dibuat nyerempet ke hal2 tabu. Kita semua pasti sepakat menamakan lawakan atau joke atau gags atau apa pun itu yang dibumbui dengan cerita sensual sebagai dirty comedy, bukan? Lalu kenapa cerita yang begini justru yang diminati banyak orang? Kenapa justru lelucon semacam ini menempati posisi teratas minat humor yang banyak dishare?

Ada yang menimpali agar Kita Tak terlalu serius dan kaku, katanya. Kalo enggak suka komedi ya udah gak usah dibaca, gitu tambahannya. Atau dibilang, yaelah, idup cuman sekali dibikin hepi aja sik. Gitu ya kak? 😏 Hepi di atas rasa malu, kah maksudnya? Kalo saya, ngerasa maluuuu banget andaikata suami ngomong tentang barang privasi saya di depan jutaan orang. Pake dijembrengin warna warninya dan kondisinya. Duh, ngasih jalan banget itu namanya buat mereka yang otaknya mesum, ngebayangin bini orang pake b* miring. Terdengar berlebihan? Enggak kok, ini nyata, senyata jumlah penderita kelainan seksual yang makin banyak. Pernah denger istilah Maiesiophilia? Penderita kelainan seksual yang suka berfantasi hanya dengan melihat perut buncit ibu2 hamil, gak perlu pake baju seksi untuk jadi korban fantasi mereka, ibu2 hamil jilbabers aja yang nutup aurat dijadikan bulan2an fantasi seks mereka bersama kelompoknya. Belum lagi berbagai kelainan fantasi lain. Silakan Cari tahu sendiri lah ya jenis2nya. Intinya, jangan nyerempet2 lah, karena dengan adanya konten seksual itu, mereka seneng banget menertawakan diri mereka sendiri.

Ada juga yang membela dengan mengatakan tak perlu sereaktif itu, toh yang warna warni itu hanya punchline biar orang jadi ngakak so hard. 😓 Ya Salaam, gitu amat pingin bikin orang ketawa? Ngorbanin rasa malu? Ato udah gak punya lagi? Apalagi lawakan, tak terkecuali yang ala openmic ini, banyak ceritanya yang dibuat2. Tak perlulah ya, sampe ngebahas ada hadist shahih tentang celakanya orang yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa.

Karena saya cuman pingin bilang, segala sesuatu itu ada adabnya, termasuk dalam bercanda. Meski resolusi yang disampaikan memang bagus, yakni agar pemirsah lebih perhatian pada istri, lebih mensyukuri kebaikannya, tapi tetep ya, it’s a matter of privacy. Privasi yang suami harus tutup rapat, bukan dipublikasikan. Kalo istrinya yang mulai duluan sharing hal2 tabu di medsos, ya diluruskan lah, jangan sampe para pembaca jadi ngebayangin istrinya, naudzubillah. 😱

Ngomongin nasihat agar suami makin merhatiin istri, mending baca kisah renungan yang judulnya “sandal butut istriku”, pernah denger kan? Ya, cerita klise tentang seorang suami yang selama ini kurang memperhatikan istrinya, dan hanya fokus melihat kekurangannya. Silakan browsing sendiri, banyak bertebaran di internet, misal di sini.

Udah, ah, gak mau panjang2, saya ini cuman Ibu Bangsa yang lagi belajar pingin jadi baik, jadi tolong correct me if I’m wrong – cmiiw.

Terahir, you are what you laugh at. Kebutuhan psikologismu tampak pada jenis lelucon yang kau sukai. Itu! 👆

Aktivitas Anak Tema Pakaian

Play and learn. Bermain dan belajar berbagai jenis pakaian. Bocah belajar bahwa pakaian melindungi kita dari udara panas, dingin, serta gesekan. Pakaian juga berfungsi untuk menutup aurat laki2 dan perempuan. Jangan lupa tangan/kaki kanan didahulukan, sebagai bagian dari adab berpakaian. Juga jangan lupa membaca do’a saat melepas dan memakai pakaian, ya! 😍

Alhamdulillah for my clothes!

DIY 3D Water Cycle

Anak2 belajar bagaimana hujan bisa turun ke bumi dengan model sederhana siklus air yang bisa dibikin sendiri ini.

Saat ini belum penting anak2 mengenal istilah2 ilmiah seperti evaporasi, transpirasi, kondensasi, presipitasi, dll. Yang saat ini sangat penting, mereka mengenal siapa yang kuasa menggerakkan semua unsur di alam hingga hujan bisa turun dalam kadar yang dibutuhkan manusia, hewan, dan tumbuhan (QS. Az-Zukhruf: 11, Ar-Rad: 17). Dari air laut yang terkena panas matahari, menjadi uap air hingga pada ketinggian tertentu menjadi kumpulan awan, lalu turunlah hujan yang kemudian menumbuhkan berbagai macam tanaman, menjadi air minum untuk manusia dan hewan, dan lain sebagainya. .

Begitu seterusnya berulang-ulang… .

Yang tidak kalah penting untuk diulang terus adalah: fakta bahwa hujan hanya akan turun dan reda dengan izin Allaah, saat hujan turun adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdo’a, dan fakta bahwa air hujan itu bersih dan menyehatkan; meski yang mereka ingat adalah fakta bahwa ummi mengizinkan mereka hujan-hujanan. 😅